Kamis, Maret 13, 2008

" Sabar dan Ikhlas "



Dalam hatiku,
Keinginanku saat ini adalah aku ingin halal bagimu,
Yang bisa kau seka air matanya,
Kau belai rambutnya,
Dan kau kecup keningnya


Novel Ayat-Ayat Cinta vs Film Ayat-Ayat Cinta.. Dua hal ini, benar2 menjadi satu hal yg fenomenal untuk kemudian saling menyempurnai.. Kenapa begitu?? Karena aktualisasi dari sebuah novel fenomenal ini ya dapat kita rasakan secara nyata dalam pemutaran filmnya, dan memang satu hal yang manusiawi jika tak semua hal yg telah dipaparkan dalam novel mampu untk digambarkan dalam sebuah film... Tapi yg pasti 2 hal itu buat me, benar2 bermanfaat dan menyentuh seluruh sisi kehidupan, hati dan perasaan.... T_T

Syahdu dan bermakna banget.. Hm mungkin itu ya yg benar2 me rasakan, baik setelah menonoton filmnya atau setelah berulang-ulang kali membaca novelnya.. Karena memang ga da kehidupan yg benar2 sempurna, kehidupan selau dengan banyak lika-liku serta dengan segala kemudahan dan kesulitannya.. Hidup itu memang pilihan tetap bukan pilihan kita seutuhnya dan hidup itu selalu butuh akan adanya pengorbanan dan itu pengorbanan kita... Kita sebagai manusia memang harus 'Sabar dan Ikhlas' dalam menapakinya...

Ehmm...ehmmm....
Agar dapat melukiskan hasratku, kekasih,
Taruh bibirmu seperti bintang di langit kata-katamu,
Ciuman dalam malam yg hidup,
dan deras lenganmu memeluk daku,
Seperti suatu nyala pertanda kemenangan,
Mimpikupun beradu dalam
benderang dan abadi...


Mungkin saat ini ada berjuta laki-laki yg ingin menjadi sosok seperti Fahri bin Abdullah.... Sosok yang hampir semua jalan kehidupannya menuju ke arah kebaikan... Lelaki saleh, yang menghargai wanita dengan baik dan memaknai arti kesetiaan juga dengan baik... Dan yg lebih mengagumkan lg, dia tau bagaimana harus menjalani hidup ini di jalan Allah Swt.. Hm emang mengagumkan seh dia buat me hehehhe...

Trs lg, juga berjuta wanita mendambakan dirinya bisa seperti Aisha... Wanita yg salehah, cerdas, ikhlas dan memiliki suami seperti Fahri... Ya indah memang kalau kehidupan dijalani seperti itu.. Wanita yg mencintai suaminya krn Allah Swt, yg juga cemburu dgn caranya sendiri, dan mengerti akan arti sebuah pengorbanan dgn tulus... Hm akankah me mampu utk seperti itu, insyaallah...(^_^)

Ya begitulah, ada banyak pembelajaran yg dpt kita ambil, yg mencakup semua sisi dan misteri kehidupan ini... Yang pasti kita memang harus 'Sabar n Ikhlas' menjalani semuanya karena Allah Swt... Amin....

Maka nikmat Tuhanmu yg manakah yg kamu dustakan?
Seakan-akan bidadari itu seperti permata Yajut dan Marjan
Maka nikmat Tuhanmu yg manakah yg kamu dustakan?
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula.

Tidak ada komentar: